Minggu, 20 November 2011

Cabang taekwondo di SEA GAMES

Dua taekwondoin Indonesia, Fransisca Valentina dan Basuki Nugroho berhasil menyabet medali emas Taekwondo SEA Games XXVI yang berlangsung di Gedung Olahraga POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin 14 November 2011. Dari lima medali emas yang diperebutkan hari ini, Indonesia yang turun di empat kategori nomor, mendapat dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu.

Dua tambahan medali emas untuk kontingen Indonesia tersebut disumbangkan Fransisca Valentina yang turun di nomor -46 kg putri, dan Basuki Nugroho yang turun di nomor -87 kg putra. Sedangkan satu medali perak yang didapat hari ini, diraih Siska Permata Sari yang turun di nomor -53 kg putri. Tambahan medali perunggu disumbangkan Ahmad Nabil M Faqih yang turun di nomor -54 kg putra.

Dengan tambahan dua emas, satu perak, dan satu perunggu tersebut, hingga hari ketiga penyelenggaraan Taekwondo, kontingen Indonesia telah berhasil mengumpulkan 5 medali emas, 2 perak dan 3 perunggu.

Di babak final, Fransisca Valentina yang turun di nomor -46 kg putri bertemu dengan taekwondoin Malaysia, Nurul Asfahlina. Fransisca yang sebelumnya sempat bertemu dan mengalahkan Nurul di ajang Asian Games 2010 terlihat tidak begitu kesulitan mengatasi lawan yang sudah dikenalnya itu. Fransiska menang dengan skor 8-2.

Sementara itu, Basuki Nugroho yang turun di nomor -87 kg putra harus beberapa kali mendapat perawatan medis sebelum mengandaskan taekwondoin Filipina, Jose Anthony Soriano dengan skor 7-2. Basuki yang kali kedua mendapatkan emas di ajang SEA Games tersebut mengatakan, medali emas yang diraihnya hari ini merupakan medali terakhirnya di ajang pesta olahraga dua tahunan tersebut.

Dua taekwondoin lainnya, Siska Permata Sari yang turun di nomor -53 kg putri dan Ahmad Nabil M Faqih yang turun di nomor -54 kg putra harus mengakui keunggulan atlet-atlet Thailand yang menjadi lawan-lawannya. Siska dikalahkan Sarita Phongsri di babak final, sementara Nabil harus tersingkir di semifinal saat bertemu Chutcawal Khawlaor yang merupakan juara dunia WTF Championship 2011.

Sejarah sea game

Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara atau SEA Games (Southeast Asian Games) adalah ajang olahraga yang diadakan setiap dua tahun dan melibatkan 11 negara Asia Tenggara. Peraturan pertandingan di SEA Games dibawah naungan Federasi Olahraga Asia Tenggara (Southeast Asian Games Federation) dengan pengawasan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).
Sejarah
Asal-usul SEA Games berhubungan erat dengan Southeast Asian Peninsular Gamesatau SEAP Games. SEAP Games dicetuskan oleh Laung Sukhumnaipradit, pada saat itu Wakil Presiden Komite Olimpiade Thailand. Tujuannya adalah untuk mengeratkan kerjasama, pemahaman dan hubungan antar negara di kawasan ASEAN. Thailand, Burma (sekarang Myanmar), Malaysia, Laos, Vietnam dan Kamboja (dengan Singapura dimasukkan kemudian) adalah negara-negara pelopor. Mereka setuju untuk mengadakan ajang ini dua tahun sekali. Selain itu dibentuk juga Komite Federasi SEAP Games. SEAP Games pertama diadakan di Bangkok dari 12 sampai 17 Desember 1959, diikuti oleh lebih dari 527 atlet dan panitia dari Thailand, Burma, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Laos yang berlaga dalam 12 cabang olahraga.
Pada SEAP Games VIII tahun 1975, Federasi SEAP mempertimbangkan masuknya Indonesia dan Filipina. Kedua negara ini masuk secara resmi pada 1977, dan pada tahun yang sama Federasi SEAP berganti nama menjadi Southeast Asian Games Federation (SEAGF), dan ajang ini menjadi Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara. Brunei dimasukkan pada Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara X di Jakarta, Indonesia, dan Timor Leste di Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara XXII di Hanoi, Vietnam.
Walaupun tidak termasuk salah satu negara yang mengikuti SEA Games dari awal, prestasi Indonesia di kancah olah raga se-Asia Tenggara tak bisa dipandang sebelah mata. SEA Games pertama diadakan di Bangkok pada 12-17 Desember 1959, namun Indonesia baru berpartisipasi pada tahun 1977.
Ketika itu Malaysia menjadi tuan rumahnya. Namun sejak bergabung, Indonesia unggul sebagai peraih juara umum sebanyak sembilan kali. Sepanjang sejarah SEA Games, Indonesia berada di posisi teratas perolehan medali yaitu sebanyak 3934. Pada 1997 saat menjadi tuan rumah, Indonesia merebut 194 medali emas. Di SEA Games yang ke 19 tersebut, Indonesia memperoleh rekor perolehan medali emas terbanyak sepanjang sejarah SEA Games.

Inilah Juara Umum Sea Games Dari Masa Ke Masa

TahunAcaraTuan rumahNegaraJuara umum
1977IXKuala LumpurBendera 
Malaysia MalaysiaBendera Indonesia Indonesia
1979XJakartaBendera Indonesia IndonesiaBendera Indonesia Indonesia
1981XIManilaBendera Filipina FilipinaBendera Indonesia Indonesia
1983XIISingapuraBendera Singapura SingapuraBendera Indonesia Indonesia
1985XIIIBangkokBendera Thailand ThailandBendera Thailand Thailand
1987XIVJakartaBendera Indonesia IndonesiaBendera Indonesia Indonesia
1989XVKuala LumpurBendera 
Malaysia MalaysiaBendera Indonesia Indonesia
1991XVIManilaBendera Filipina FilipinaBendera Indonesia Indonesia
1993XVIISingapuraBendera Singapura SingapuraBendera Indonesia Indonesia
1995XVIIIChiang MaiBendera 
Thailand ThailandBendera Thailand Thailand
1997XIXJakartaBendera Indonesia IndonesiaBendera Indonesia Indonesia
1999XXBandar Seri BegawanBendera Brunei BruneiBendera Thailand Thailand
2001XXIKuala LumpurBendera 
Malaysia MalaysiaBendera Malaysia Malaysia
2003XXIIHanoiBendera Vietnam VietnamBendera Vietnam Vietnam
2005XXIIIManilaBendera Filipina FilipinaBendera Filipina Filipina
2007XXIVNakhon RatchasimaBendera
 Thailand ThailandBendera Thailand Thailand
2009XXVVientianeBendera Laos LaosBendera Thailand Thailand
2011XXVIJakarta dan PalembangBendera Indonesia Indonesia